Tarif jasa kontraktor masih menjadi bahan pertimbangan penting bagi klien untuk menjalin kerja sama dengan kontraktor tersebut. Jika ada kontraktor yang menawarkan harga murah, klien cenderung meragukan kualitas pengerjaan dari kontraktor tersebut. Namun, bila didatangi oleh kontraktor dengan tarif mahal, klien merasa kesulitan untuk membawar biaya jasanya walaupun kualitas serta kredibilitas kontraktor tersebut sudah terkonfirmasi. Problematika semacam ini acap kali terjadi kepada klien yang hendak membangun rumah dengan dana yang cukup terbatas.

Mereka cenderung menginginkan kontraktor rumah yang murah namun berkualitas. Di mana perpaduan tersebut cukup sulit untuk didapatkan. Sebab, biasanya kontraktor yang memasang tarif lebih murah dibandingkan kontraktor lain masih dalam taraf pemula dan kurang berpengalaman. Tentunya ini dapat menimbulkan masalah dalam proses pengerjaan proyek, karena kontraktor pemula kadang tidak berhasil memahami dengan benar keinginan klien, apalagi menginterpretasikan hunian impian yang dimaksud.

Satu-satunya solusi mendapatkan kontraktor rumah yang murah namun berkualitas adalah dengan memilih kontraktor kelas B yang memiliki cukup pengalaman dan telah cukup lama berkecimpung di dalam bidang tersebut. Dari kontraktor kelas A, mereka mayoritas hanya kalah oleh keberuntungan. Kontraktor kelas A mungkin memiliki koneksi yang lebih baik sehingga jalan mendapatkan proyek-proyek fantastis terbuka lebar yang serta merta melambungkan kredibilitas sekaligus biaya jasanya. Tidak perlu berkecil hati meski menggunakan kontraktor kelas B, karena secara teknis, kemampuan mereka tidak kalah bagus, disertai dengan kemauan berkomunikasi dengan klien secara teratur, serta pengerjaan awal hingga akhir yang sangat rapi. Bukan mustahil bila kemudian kualitas pengerjaan kontraktor tersebut jauh lebih baik dibandingkan senior maupun rekan sejawat yang memiliki grade A secara keseluruhan.